Penguatan Kapasitas Digital, Partisipasi Komunitas, dan Konservasi Lingkungan di Pantai Wale
Keywords:
kapasitas digital, konservasi lingkungan, partisipasi komunitas, pemberdayaan masyarakat, wisata pesisirAbstract
Pengembangan wisata pesisir berbasis masyarakat memerlukan penguatan kapasitas digital, partisipasi komunitas, dan kepedulian terhadap lingkungan secara terpadu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan Pantai Wale, Desa Ulusawah, Kabupaten Konawe Utara. Pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan participatory community empowerment melalui tiga intervensi, yaitu pelatihan pembuatan media promosi wisata menggunakan Canva, Gerakan Pantai Bersih dan Sadar Wisata, serta penanaman bibit pohon kelapa. Evaluasi menggunakan pendekatan output–outcome assessment melalui observasi, praktik, dokumentasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengalaman praktis dalam menghasilkan media promosi digital, masyarakat terlibat dalam aksi kolektif menjaga kebersihan kawasan, dan penanaman pohon menjadi inisiasi konservasi lingkungan pesisir. Program juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, Karang Taruna, pelaku UMKM, masyarakat, mahasiswa, dan perguruan tinggi. Capaian program terutama berada pada tingkat output dan short-term outcome, sedangkan dampak jangka panjang masih memerlukan monitoring berkelanjutan. Keberlanjutan program diarahkan melalui penguatan local ownership dalam pengelolaan media promosi, kebersihan kawasan, dan pemeliharaan vegetasi pesisir.Downloads
Published
2026-06-26
Issue
Section
Articles
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.